(Un)believe In Love – 02

qarenzapark-poster-3-copy

ACTOR and ACTRESS :

Choi Sooyoung a.s Sooyoung / Chui Xiu Ying

Zhang Yixing a.s Yixing

Lee Jonghyuk a.s Zhang Yixian

Tiffany Hwang a.s Huang Mei Ying

ADDITIONALCAST :

Bang Minah as Choi Minah

Do Kyungsoo

Rating : PG-15

Length : Multichapter

Poster Credit :

Photo Credit : juliahwang @dramafanfictions

***

Sooyoung berwajah sedikit masam ketika memasuki ruangan pers conference. Hal ini membuat Sungmin heran, “ Sooyoung, setrikalah wajahmu terlebih dahulu. Kau tidak ingin para paparazzi mengambil foto terjelekmu, ‘kan?” goda Sungmin mendapat pukulan dari Sooyoung, “ Oppa! Kau tidak tahu apa yang aku alami!” kesal Sooyoung. Sungmin menepuk pundak Sooyoung pelan, “ Kau bisa curhat denganku besok. Oke?” Tanya Sungmin, dan Sooyoung hanya dapat mengangguk. Jika saja ia bertemu dengan lelaki tadi, mungkin ia tak akan segan – segan menghabisinya.

***

Selagi masih di Beijing, Minah terus mengajak Sooyoung untuk berjalan – jalan. Kini, mereka telah berada di salah satu restoran yang sering dikunjungi Minah, “ Eonni, kau mau pesan apa? Aku ingin seporsi Jajangmi.” Tukas Minah. Sooyoung masih melihat daftar menu, “ Sepertinya, ayam Kung Pao dan Dimsum terlihat enak. Aku pesan keduanya!” Sooyoung terlihat sangat lapar.

“ Eonni! Kau tidak takut gendut? Kau yang traktir, ‘ya?” Minah mengeluarkan puppy eyes-nya. Sooyoung mengangguk.Sembari menunggu, Sooyoung memandang pemandangan lain yang dapat menyegarkan matanya. Tidak sia – sia ia berada disini untuk menyegarkan semua tubuhnya. Lalu, pandangannya terhenti pada seorang yang familiar dimatanya. Lelaki itu! Ia terus memandangnya dengan rasa kesal.

“ Eonni! Siapa yang kau lihat?” Tanya Minah seraya membuyarkan pandangan Sooyoung, “ Oh, tidak, Minah. Aku hanya melihat merpati yang tengah terbang tadi.” Sangkal Sooyoung terkekeh. Minah melihat sosok yang dipandang Sooyoung tadi, “ Oh, tuan itu. Ini pasti cinta pada pandangan pertama!” Minah sedikit memekik membuat Sooyoung menjitak kepalanya.

“ Kau ini! Jangan menyimpulkan sesuatu jika kau sama sekali tidak mengetahuinya!” kesal Sooyoung. Minah meringis kesakitan. Bukan Minah namanya jika ia bukan gadis yang cerdik. Dengan cepat, ia berlari dan meninggalkan Sooyoung, “ Minah!” pekik Sooyoung. Siapa sangka jika Minah kini telah berada didepan tuan tersebut.

“ Permisi, Tuan.”

Ucapan Minah membuat lelaki itu menoleh. ‘Dia tampan’ batin Minah ketika melihat lelaki ini untuk pertama kalinya, “ Ya, ada apa?” tanyanya sopan. Minah tersenyum, “ Kurasa, kakakku menyukaimu.” Minah to the point, sedangkan Sooyoung tengah mengucap sumpah serapah pada adik perempuannya itu.

“ Oh, ‘ya? Bagaimana orangnya?” Tanya lelaki tersebut. Minah sangat senang. Ia menunjuk salah satu pengunjung yang merupakan kakaknya. Sooyoung berusaha menutupi dirinya dengan buku menu Seperti pernah melihat, lelaki itu hanya tersenyum, “ Jadi, apa yang harus kulakukan?” Tanya lelaki itu dengan senyum teduhnya. Minah mengeluarkan ponselnya,

“ Aku ingin kakakku berkenalan lebih jauh denganmu. Sepertinya, ia benar – benar mendapatkan cinta pandangan pertama.”

Lelaki itu mengambil ponsel Minah lalu mengetikkan beberapa angka, “ Ini. Kuharap dia senang.” Ucapan lelaki tersebut diamini oleh anggukan Minah, “ Tentu saja! Kalau begitu, terimakasih, Tuan!” Minah meninggalkan lelaki itu. Yixing terus berusaha agar dapat melihat wajah wanita itu sepenuhnya. Semoga nomor itu membuatnya bisa terus untuk mengganggu si penulis.

***

“ Bye, eonni!”

Sudah lewat sore hari, Minah mengantarkan sang kakak sampai hotel. Sooyoung merebahkan tubuhnya ke tempat tidur.

Betapa bahagianya ia ketika merasakan semua organ tubuhnya beristirahat. Ia mulai memainkan jemarinya ke atas. Di jari manisnya, sebuah cincin melingkar indah. Cincin yang merupakan pemberian dari seseorang disaat ia akan pergi dari dunia. Sooyoung bangkit dari tidurnya, menatap cincin itu penuh arti.
Diambilnya sekaleng soda dan ia menikmatinya sambil menunggu matahari akan meninggalkan singgasananya. Sooyoung terpaksa harus mengingat kejadian yang membuat ia kehilangan sosok yang pernah mengisi hari – harinya itu.

Joonmyun, lelaki tampan dan mapan mengalami kecelakaan beruntun membuat ia harus masuk rumah sakit dan mengalami masa kritis. Walaupun begitu, Joonmyun berhasil melewati masa kritisnya. Ia bercerita banyak tentang perasaannya pada Sooyoung. Dan di hari itu juga, Sooyoung harus menumpahkan banyak airmata karena harus kehilangan Joonmyun.

Seakan, Joonmyun adalah salah satu lelaki di dunia ini yang dicintainya.
Soda tersebut telah habis, Sooyoung meremasnya kuat, lalu sebulir airmata jatuh, “ Joonmyun, kau pernah bilang jika aku harus mencari yang lain. Tapi, aku tidak bisa. Dan aku memutuskan untuk tidak pernah percaya pada cinta.”

***

Sooyoung terpaksa bangun karena ada seseorang yang mengetuk pintu kamar hotelnya. “ Siapa?!” tanyanya dalam keadaan tidak sadar. Sooyoung membuka pintu, “ Ada apa?” Tanya Sooyoung pada salah satu pelayan hotel.

“ Nn. Sooyoung. Ada seseorang yang ingin menemui anda dibawah.” Ucap pelayan. Perlahan – lahan, tingkat kesadaran Sooyoung meningkat, “ Dia seorang perempuan?” Tanya Sooyoung mengira jika itu adalah Minah. Pelayan menggeleng. “ Dia manager ku?” Tanya Sooyoung, jika itu Sungmin Oppa, lagi – lagi pelayan menggeleng.

“ Baiklah, katakan saja jika 10 menit lagi aku akan menemuinya.”

***

Sooyoung sangat penasaran siapa yang menemuinya. Ia telah sampai dibawah, tidak ada seorang pun yang ia kenal atau menghampirinya. Sooyoung terus mencarinya. Tidak mungkin hantu di pagi ini akan menghantuinya. Kring… Ponsel Sooyoung, lebih tepatnya ponsel adopsi milik Sooyoung berdering.

Disana, tertulis tulisan ‘Mr. Chu’, ini pasti Minah! Dan ia sudah menerka jika itu adalah lelaki yang kemarin. Yang kemarin menghancurkan ponselnya. “ Halo? Tuan aneh? Ada apa menemuiku? Kapan kau mengganti ponselku?” Sooyoung menyerbu dengan banyak pertanyaan. Sooyoung mendengar suara helaan nafas disana, “ Kau ini. Sopan sedikit. Kenapa lama sekali? Kau mandi apa bersemedi?” lelaki itu ikut kesal.

“ Kembalikan ponselku!” kesal Sooyoung.

“ Lihat dulu kebelakang!”

Sooyoung melihat kebelakang. Lelaki itu tengah tersenyum picik membuat Sooyoung ingin mencakar wajahnya. “ Ya! Mana ponselku!” kesal Sooyoung. Ia tengah berapi – api. “ Kau seorang wanita, tapi lupa waktu. Kau berjanji 10 menit, tapi buktinya ini sudah 18 menit.” Lelaki itu bagai guru untuk Sooyoung.

“ Ambil ponselmu! Aku tidak ingin menerimanya!” Sooyoung mengembalikan ponsel tersebut pada lelaki itu. “ Aku Yixing.” Singkatnya tapi diacuhkan Sooyoung. Sooyoung baru menyadari jika Yixing kini tengah mengambil kartu memori serta kartu sim. “ Oh, tidak! Kumohon kembalikan yang itu.” Mohon Sooyoung.

“ Aku akan mengembalikannya dengan satu syarat.” Tawar Yixing. “ Apapun itu akan kukabulkan!” Sooyoung berusaha merampas barangnya pada Yixing. Yixing tersenyum picik, “ Kau harus jadi pacar palsuku!” ucapan Yixing membuat Sooyoung menganga, “ APA?!!! Itu gila!” Sooyoung frustasi.

“ Aku tidak bisa menarik ucapanku, karena kau sudah bilang apapun itu akan kau kabulkan.” Tukas Yixing. Sooyoung berusaha memohon, “ Oh, ayolah Yixing-ssi. Bagaimana dengan media jika mereka mengetahui jika aku berpacaran denganmu?”

“ Baiklah, jika kau tak mau, nyawa kartu pentingmu bersamaku dan tak akan kembali!” ancaman Yixing membuat Sooyoung jengah, “ Baiklah! Tapi ingat! Kau harus menjaga jarak 15 cm denganku!” jelas Sooyoung.
Yixing mengacuhkannya, ia menarik pundak Sooyoung akan berdekatan dengannya, “ Yang buat peraturan itu aku, bukan dirimu!” terang Yixing. Keduanya pergi dengan keadaan terpaksa. Dan Sooyoung harus menerima jika ia harus berpacaran palsu dengan lelaki searogan Yixing!

*Session Continues*

N/B: Inetta, maafkan aku karena aku membuatmu menunggu ff requestan mu ini T.T Dan aku lihat, peminat ff ini juga lumayan. Sekali lagi, maafin akuu *wink

Iklan

5 thoughts on “(Un)believe In Love – 02

  1. febryza berkata:

    ciye sooyoung dapet pacar ciyee hahahaha.. minah good job banget nih bikin sooyoung sama yixing ketemu lagi hahaha

  2. ismi berkata:

    Omona soolay pcrn huh tp pcr palsu !
    Gkpapa deh yg penting ff ini aji pke bgt.
    Update soon y part slnjutnya.
    Hmm sbnrnya lay ngapain minta soo jdi pcr plsunya yh . Duh gra2 lma gak bca ff ini jdi lupa ma part awalnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s